Minggu, 12 Juli 2015

Hari ini kutemukan sifat lain dibalik kemisteriusannya, ya memang dari awal sudah terlihat kalo dia begitu baik dan dewasa, dia mampu mengayomi teman" lainnya. Namun, memang dia jg yang begitu keras atas kemauan yang dia miliki. Dan yang paling ga bisa dihindari ya sikap dinginnya. 
Entah sampai kapan sikapnya seperti ini pada ku, entah kapan kita bisa bertegur sapa.
entah kapan kita bisa berteman baik, entah siapa yang harus memulai dulu percakapan di antara kita, kapan kata2 itu akan terucap untuk ku, aku hanya bisa mendengar sikapnya dari orang2 yang mampu berhubungan dengannya, bercerita bahkan hal yang tak lucu sekalipun, dia yang tak pernah jelas jika bercanda, iri memang iri tapi aku bisa apa, hal yang sangat bodoh itu telah aku lakukan hingga aku tak mampu untuk berkata satupun padanya sekarang, mungkin berat rasa yang dlu pernah ada kini harus ku kikis tiap hari, meski tak sepenuhnya hilang tapi aku mulai belajar bahwa rencanaNya yang terbaik,